<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1822">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TERAPI KOMPRES HANGAT TERHADAP NYERI KEPALA PASIEN HIPERTENSI DI POLI PUSKESMAS PENGARENGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KHOIRUN NISAK (B102012408)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mohammad Shiddiq S, Faridatul Istibsaroh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Contributor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">CD-ROM</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi dan sering disertai keluhan nyeri kepala. Nyeri kepala yang berlanjut dapat mengganggu aktivitas serta menurunkan kualitas hidup pasien jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi kompres hangat pada leher terhadap penurunan nyeri kepala pada pasien hipertensi di Poli Puskesmas Pangarengan Kabupaten Sampang.&#13;
Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen dengan populasi seluruh pasien hipertensi yang mengalami nyeri kepala sebanyak 40 orang, dan sampel yang diambil sebanyak 36 orang. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat menggunakan lembar observasi skala nyeri, serta dianalisis dengan uji statistik Wilcoxon.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan kompres hangat, nyeri kepala tingkat ringan sebanyak 2 orang (5,6%), nyeri sedang 22 orang (61,1%), dan nyeri berat 11 orang (30,6%). Setelah diberikan kompres hangat terjadi penurunan nyeri yang bermakna, yaitu tidak nyeri sebanyak 9 orang (25,0%), nyeri ringan 20 orang (55,6%), nyeri sedang 7 orang (19,4%), dan tidak ada pasien yang mengalami nyeri berat. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,001 &lt; 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat.&#13;
Dapat disimpulkan bahwa pemberian kompres hangat pada leher efektif menurunkan tingkat nyeri kepala pada pasien hipertensi. Terapi ini sederhana, aman, dan mudah diterapkan. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk mengedukasi serta menerapkan kompres hangat sebagai salah satu cara penanganan nyeri kepala baik di pelayanan kesehatan maupun di rumah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Sikripsi 2026</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kompres Hangat, Nyeri Kepala, Hipertensi.</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NAZHATUT THULLAB AL-MUAFA SAMPANG Jl. Diponegoro No.11 Sampang</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1822</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-10-14 12:12:06</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-10-14 12:12:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>